You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Kecamatan Palmerah Buat Kampung Tematik
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Kecamatan Palmerah Buat Kampung Tematik

Untuk membangun masyarakat yang berbudaya, spriritual, intelektual dan cerdas, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat membuat kampung tematik di enam kelurahan di wilayahnya.

Setiap RW dan kelurahan ada temanya

Camat Palmerah Firmanudin mengatakan, enam kampung tematik yang dibuat masing-masing Kampung Iklim di RW 07 Kelurahan Slipi, Kampung Betawi di RW 06 dan 04, Kampung Hijau, Kampung Warna-Warni dan Terang di RW 06, 07, 08, 09 dan 12 Kelurahan Kota Bambu Selatan.

Anies Resmikan Kampung Tematik Sketsa di Penjaringan

Kemudian Kampung budaya Betawi di RW 05 dan 07 Kelurahan Kota Bambu Utara, Kampung Literasi di RW 08  Kelurahan Jati Pulo dan Kampung Sadar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di RW 09 Kelurahan Palmerah.

"Setiap RW dan kelurahan ada temanya. Tujuannya untuk merubah mindset masyarakat menjadi sadar hidup bersih, berbudaya dan cerdas," ujarnya Senin (28/10).

Ia menjelaskan, pembangunan kampung tematik ini melibatkan masyarakat dan perusahaan swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kampung tematik yang ada diharapkan ini bisa menjadi model yang bisa diterapkan di RW lain di Kecamatan Palmerah.

"Saat ini baru 80 persen. Penataan kawasan ini tidak menggunakan APBD, tapi dana CSR," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Buka Mudik Gratis ke Kepulauan Seribu

    access_time05-03-2026 remove_red_eye2165 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Transjakarta Rute Blok M–Bandara Soetta Bakal Dilayani Metrotrans Low Entry

    access_time05-03-2026 remove_red_eye1958 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Legislator Apresiasi Gang Hijau di Malaka Jaya

    access_time05-03-2026 remove_red_eye1922 personNurito
  4. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye1291 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye997 personAnita Karyati